Sambut Ramadhan, ASAR Humanity Gelar Panen Raya Ikan dan Luncurkan Program Totalitas Ramadhan

Asar Humanity

04 Feb 2026 22:04

Share

Sambut Ramadhan, ASAR Humanity Gelar Panen Raya Ikan dan Luncurkan Program Totalitas Ramadhan

DEPOK — Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, ASAR Humanity meluncurkan Program Totalitas Ramadhan yang dirangkaikan dengan Panen Raya Ikan di Pesantren Ar-Rasyid, Cibinong, Rabu (4/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan ekosistem Agro Ekonomi berbasis pesantren sebagai upaya membangun kemandirian dan ketahanan pangan umat.

Acara ini dihadiri jajaran manajemen ASAR Humanity, pimpinan Pesantren Ar-Rasyid, serta sejumlah figur publik dan influencer, di antaranya Nouval Rizki Pratama, Elsa Masyita, Balqis Gralind, dan Savitri, serta rekan-rekan media yang turut meliput jalannya kegiatan.

Ketua Yayasan ASAR Humanity, Noval Eriansyah, menegaskan bahwa Totalitas Ramadhan tidak hanya dimaknai sebagai peningkatan ibadah personal, tetapi juga diwujudkan melalui ikhtiar yang nyata, terukur, dan berkelanjutan.

“Totalitas Ramadhan harus dimulai dari ikhtiar yang bermakna. Salah satunya dengan memperkuat ketahanan pangan pesantren melalui program agro ekonomi yang terintegrasi. Ini bukan sekadar panen ikan, tetapi bagian dari ekosistem pemberdayaan,” ujar Noval.

Menurut Noval, Agro Ekonomi ASAR Humanity dirancang sebagai ekosistem program yang saling terhubung, mulai dari pemberian modal bibit, pendampingan budidaya, hingga penyerapan hasil panen. Program ini mencakup budidaya ikan, domba, jamur, unggas, serta pengelolaan dapur retort (ritot) sebagai pusat pengolahan pangan bernilai tinggi.

Hasil budidaya tersebut sebagian dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan santri, sementara sisanya diserap oleh ASAR Humanity untuk diolah dan didistribusikan kembali ke pesantren binaan maupun wilayah yang membutuhkan, termasuk dalam situasi darurat dan kebencanaan.

“Dapur ritot menjadi bagian penting karena memungkinkan hasil panen diolah menjadi pangan tahan lama tanpa mengurangi nilai gizi. Produk ini telah kami distribusikan, salah satunya kepada para penyintas bencana di Aceh,” jelasnya.

Hingga saat ini, ASAR Humanity telah menjalin kerja sama dengan sekitar 30 pesantren di berbagai daerah, menyesuaikan dengan potensi alam masing-masing wilayah. Pesantren Ar-Rasyid menjadi salah satu pesantren binaan yang mengembangkan budidaya ikan, domba, dan sayuran di lahan seluas kurang lebih 3.000 meter persegi.

Noval menambahkan, pesantren mitra dipilih secara selektif dan mendapatkan pendampingan dari tenaga ahli agar pengelolaan zakat, infak, dan sedekah berjalan produktif dan tepat sasaran.

“Kami memastikan amanah donatur dikelola secara bertanggung jawab. ASAR Humanity hadir sebagai jembatan amanah, agar sedekah tidak hanya habis dibagikan, tetapi tumbuh dan memberi manfaat jangka panjang,” tegasnya.

Selain penguatan pesantren, Program Totalitas Ramadhan ASAR Humanity juga menyoroti isu kemanusiaan Palestina, penguatan program di wilayah Sumatra, serta program Ramadhan di penjuru negeri yang menjangkau berbagai lapisan masyarakat.

Sementara itu, Rohman, pimpinan Duta Qur’an Indonesia sekaligus tuan rumah kegiatan di Pesantren Ar-Rasyid, menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan komitmen ASAR Humanity, para influencer, dan rekan-rekan media.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan manajemen ASAR Humanity, sahabat-sahabat influencer, dan rekan media. Kehadiran ini menjadi penguat bagi pesantren bahwa dakwah, pendidikan Al-Qur’an, dan ketahanan pangan bisa berjalan beriringan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Panen Raya ini menjadi simbol kesiapan pesantren menyambut Ramadhan dengan penuh syukur dan semangat totalitas, meskipun pesantren tetap berfokus pada pendidikan tahfidz Al-Qur’an.