Orang Baik melalui Kitabisa Dukung Aksi ASAR Humanity, Ksatria Salurkan Air Bersih dan Perlengkapan Karhutla di Kalsel

Asar Humanity

30 Sep 2026 17:18

Orang Baik melalui Kitabisa Dukung Aksi ASAR Humanity, Ksatria Salurkan Air Bersih dan Perlengkapan Karhutla di Kalsel

KALIMANTAN SELATAN — Kemarau panjang yang berlangsung selama kurang lebih tiga bulan masih memberikan dampak bagi masyarakat di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan. Selain kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kondisi tersebut juga menyebabkan kekeringan dan membuat sebagian masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih.

Melalui dukungan Orang Baik di Kitabisa, ASAR Humanity menghadirkan bantuan bagi masyarakat yang terdampak karhutla dan kekeringan di Kalimantan Selatan pada 22–23 September 2026.

Bantuan yang diberikan mencakup 12.000 liter air bersih, masker KN95, mesin pompa air, serta berbagai perlengkapan pendukung penanganan karhutla. Aksi tersebut menjangkau sekitar 610 kepala keluarga atau 1.830 jiwa di lima titik wilayah Kabupaten Banjar, Kota Banjarbaru, dan Kota Banjarmasin.

Lima lokasi tersebut berada di Aluh Aluh Besar, Sukamaju, Gambut, Samsudin Noor Timur, dan Kelayan A.

Warga Rela Mengantre di Tengah Kemarau

Bagi masyarakat yang terdampak kekeringan, air bersih menjadi kebutuhan yang sangat berarti. Di sejumlah wilayah, air PDAM tidak mengalir, air sumur menjadi keruh, sementara kondisi air sungai juga tidak dapat diandalkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Ketika bantuan air bersih tiba, warga langsung berdatangan dan rela mengantre untuk mendapatkan air. Tidak hanya kaum muda, para ibu hingga lansia turut menunggu di tengah teriknya matahari.

Antusiasme warga terlihat ketika mereka membawa wadah masing-masing untuk mendapatkan air bersih. Bagi mereka, bantuan tersebut menjadi salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan air selama musim kemarau masih berlangsung.

“Di tengah kemarau panjang dan kondisi karhutla yang masih terjadi, kebutuhan air bersih menjadi sangat penting bagi masyarakat. Kami melihat langsung bagaimana warga rela mengantre di tengah panas untuk mendapatkan air. Semoga bantuan ini dapat meringankan kebutuhan mereka dan menjadi bentuk kepedulian dari para Orang Baik yang telah memberikan dukungan,” ujar Noval Eriansyah, Ketua Yayasan ASAR Humanity.

Sejumlah warga juga berharap bantuan air bersih dapat kembali hadir selama kondisi kekeringan masih berlangsung. Doa dan ucapan terima kasih turut disampaikan kepada para Orang Baik yang telah memberikan dukungan.

Bantuan Lengkap untuk Perlindungan dan Kesiapsiagaan

Dampak karhutla tidak hanya berkaitan dengan keterbatasan air. Paparan asap juga menjadi perhatian bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terdampak.

Karena itu, bantuan turut mencakup masker KN95 untuk membantu masyarakat menghadapi paparan kabut asap.

Selain itu, sejumlah perlengkapan diberikan untuk mendukung kesiapsiagaan masyarakat menghadapi karhutla maupun potensi kebakaran di lingkungan permukiman. Bantuan tersebut meliputi mesin pompa air, wearpack, helm safety, sepatu boots, kacamata goggles, sarung tangan antipanas, nozzle 1,5 inci, dua roll selang 1,5 inci, serta nozzle suntikan gambut.

Perlengkapan tersebut diberikan khususnya di wilayah Kelayan A RT 06 dan sekitarnya. Kehadiran peralatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memiliki kesiapan yang lebih baik ketika menghadapi karhutla maupun potensi kebakaran di sekitar permukiman.

Dengan demikian, bantuan yang hadir melalui dukungan Orang Baik tidak hanya menjawab kebutuhan dasar masyarakat berupa air bersih, tetapi juga mencakup aspek perlindungan dan kesiapsiagaan menghadapi dampak karhutla.

Ksatria ASAR Humanity Bergerak di Lapangan

Pelaksanaan aksi kemanusiaan ini melibatkan Ksatria ASAR Humanity, sebutan bagi para relawan ASAR Humanity yang bergerak langsung di lapangan.

Para Ksatria dari Korda Banjarmasin, Korda Banjarbaru, dan Korwil Kalimantan Selatan terlibat dalam proses distribusi bantuan dan memastikan bantuan dapat diterima oleh masyarakat di titik-titik yang telah ditentukan.

Kehadiran para Ksatria menjadi bagian penting dalam memastikan bantuan dapat menjangkau masyarakat secara langsung, terutama mereka yang sedang menghadapi keterbatasan air bersih dan dampak karhutla.

Dukungan para Orang Baik melalui Kitabisa menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menghadirkan bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Bagi warga yang masih menghadapi kemarau dan dampak karhutla, bantuan air bersih, perlindungan dari asap, serta dukungan kesiapsiagaan menjadi kebutuhan yang hadir bersamaan. Melalui kolaborasi dan kepedulian, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat melewati kondisi sulit yang masih berlangsung.