Asar Humanity
25 Sep 2026 13:10
Di Tengah Kehilangan, Anak-anak Gaza Tetap Menjaga Mimpi: Kisah Yasser dan Harapan Generasi Palestina
Di Tengah Kehilangan, Anak-anak Gaza Tetap Menjaga Mimpi: Kisah Yasser dan Harapan Generasi Palestina
Gaza – Di tengah kehidupan yang berubah akibat konflik dan pengungsian, masih banyak anak-anak Palestina yang berusaha mempertahankan hal-hal sederhana yang membuat mereka merasa tetap menjadi diri sendiri. Salah satunya adalah Yasser Ayad, seorang anak Gaza yang menemukan cara untuk menjaga kecintaannya pada memasak, sekaligus mengenang sosok ayah yang telah tiada.
Sebelum perang, dapur menjadi salah satu ruang yang mempertemukan Yasser dengan kedua orang tuanya. Ia mengingat bagaimana ayah dan ibunya biasa memasak bersama. Sejak kecil, Yasser pun mulai ikut membantu ibunya menyiapkan sarapan.
Bagi Yasser, memasak bukan sekadar aktivitas di rumah. Ia menyebut memasak sebagai sesuatu yang memang ia sukai. Terlebih, kecintaan itu juga ia warisi dari sang ayah.
Namun, perang mengubah kehidupan keluarganya.
Ayah Yasser tewas, sementara rumah mereka hancur. Keluarga Yasser kemudian harus berpindah dan menjalani kehidupan sebagai pengungsi. Di tengah keterbatasan pangan, ia tetap berusaha memasak menggunakan bahan-bahan yang tersedia.
Ketika bantuan pangan dijatuhkan dari udara, Yasser pernah membawa pulang sekaleng daging ayam. Dari bahan sederhana itu, ia membuat fatteh, merekam proses memasaknya, kemudian membagikannya melalui media sosial.
“Banyak orang menyukai apa yang saya buat. Mereka memuji pekerjaan saya dan mendorong saya untuk terus melakukannya.” Ungkapnya.
Respons yang datang membuatnya terdorong untuk terus berkarya.

Foto: Instagram/@team_palestina
Yasser kemudian mulai membagikan berbagai kreasi masakannya, termasuk hidangan yang dibuat dari bahan makanan bantuan. Ketika harus kembali berpindah dan akhirnya tinggal di sebuah tenda, ia bahkan membuat sudut kecil di dalam tendanya sebagai tempat untuk merekam video.
Keterbatasan tidak membuatnya berhenti.
Saat sayuran dan rempah-rempah semakin sulit ditemukan dan harga bahan makanan melonjak, Yasser memilih mengangkat kembali hidangan khas Palestina melalui videonya. Ia memasak dan memperkenalkan makanan tradisional seperti musakhan, maftoul, dan maqluba.
“Saya bersyukur terus membuat video-video ini. Begitu banyak orang yang terhubung dengan apa yang saya lakukan dan memberikan dukungan kepada saya.” Tambahnya.
Di balik setiap video masakan Yasser, ada lebih dari sekadar resep. Ada seorang anak yang sedang berusaha mempertahankan sesuatu yang ia cintai, menghidupkan kembali kenangan bersama ayahnya, dan menunjukkan bahwa di tengah situasi yang serba terbatas, ia masih memiliki ruang untuk bermimpi dan berkarya.
Kisah Yasser menjadi gambaran kecil tentang bagaimana anak-anak Gaza berusaha mempertahankan kehidupan dan harapan mereka di tengah situasi kemanusiaan yang berat. Mereka bukan hanya membutuhkan makanan dan tempat tinggal, tetapi juga kesempatan untuk belajar, tumbuh, bermain, berkarya, dan membangun kembali cita-cita yang sempat terhenti.
Menjaga Generasi Gaza, Menjaga Masa Depan Palestina
Kisah Yasser mengingatkan kita bahwa masa depan Palestina tidak hanya tentang apa yang terjadi hari ini, tetapi juga tentang anak-anak yang kelak akan menjadi bagian dari generasi penerusnya.
Karena itu, menjaga anak-anak Palestina berarti menjaga kesempatan mereka untuk tetap belajar dan memiliki harapan.
Apa yang dilakukan Yasser mungkin terlihat sederhana, memasak dan membagikan videonya. Tetapi dari sana, ia menunjukkan satu hal penting: di tengah kehilangan, anak-anak Palestina masih memiliki mimpi yang ingin dijaga.
Ada yang ingin menjadi koki. Ada yang ingin menjadi dokter, guru, seniman, atau profesi lainnya. Setiap mimpi membutuhkan kesempatan untuk tumbuh.
Sebab, ketika kita membantu seorang anak untuk tetap belajar, berkarya, dan bermimpi, kita tidak hanya membantu mereka melewati hari ini. Kita turut menjaga masa depan yang ingin mereka bangun.
Melalui #JagaGenerasiGaza, ASAR Humanity mengajak masyarakat Indonesia ikut menjaga harapan anak-anak Palestina. Dukungan yang diberikan dapat menjadi bagian dari upaya menghadirkan ruang belajar yang layak dan membantu anak-anak Gaza terus melangkah mengejar cita-cita mereka.
Mari ikut menjaga mimpi mereka. Mari #JagaGenerasiGaza.
Dukung upaya menghadirkan kembali harapan dan pendidikan bagi anak-anak Palestina.
Sebab, bagi seorang anak, pendidikan bukan hanya tentang buku dan ruang kelas. Pendidikan adalah kesempatan untuk tetap percaya bahwa masa depan masih ada.
Mari ikut Bangun Kembali Harapan, Hidupkan Pendidikan Palestina.
https://donasi.asarhumanity.org/campaign/892/bangun-kembali-harapan-hidupkan-pendidikan-palestina
#JagaGenerasiGaza
Sumber: Al-Jazeera
Ibadah di Bulan Rabiul Akhir: Apa Saja Amalan yang Bisa Dilakukan?
Diposting pada 25 September 2026
Pulihkan Semangat Belajar Pascagempa, ASAR Humanity Bangun Dua Ruang Kelas Darurat di MIN 1 Manggarai
Diposting pada 24 September 2026
Kedermawanan Zainab Binti Jahsy, Teladan Sedekah dari Istri Nabi ﷺ
Diposting pada 24 September 2026
Pendidikan Palestina di Tengah Krisis Gaza: Kondisi Anak dan Sekolah
Diposting pada 23 September 2026