Banjir Dahsyat Hancurkan Provinsi Buner di Pakistan, Setelah Hujan Lebat yang Tewaskan Lebih 350 Jiwa

Asar Humanity

18 Agt 2025 11:18

Share

Banjir Dahsyat Hancurkan Provinsi Buner di Pakistan, Setelah Hujan Lebat yang Tewaskan Lebih 350 Jiwa

AsarNews, Buner - Hujan monsun lebat melanda wilayah utara Pakistan hingga sebabkan banjir bandang dan tanah longsor. Petugas penyelamat Pakistan berjuang keras untuk mengevakuasi jenazah dari puing-puing.

Banjir bandang dan longsor akibat hujan deras menerjang Pakistan. Jumlah korban tewas akibat bencana alam itu terus meningkat.

Korban tewas karena bencana banjir bandang dan longsor akibat hujan deras di Pakistan terus meningkat hingga 351 orang, demikian dilaporkan media Geo News pada Minggu, mengutip otoritas setempat.

Provinsi Khyber Pakhtunkhwa mencatatkan korban jiwa tertinggi sebanyak 328 orang. Sementara, 12 orang tewas di Gilgit-Baltistan dan 11 lainnya meninggal di Azad Jammu dan Kashmir.

Abdullahs_56-1956797161791963583-01
Otoritas penanganan bencana provinsi tersebut melaporkan sembilan wilayah yang terdampak banjir, yaitu Swat, Battagram, Bajaur, Buner, Dir Lower, Dir Upper, Mansehra, Torghar dan Shangla.

Sejauh ini, 209 orang dilaporkan tewas di Buner, di samping 134 korban yang hilang dan 159 cedera.

Operasi penyelamatan di wilayah tersebut dilakukan oleh tiga batalyon angkatan darat beserta 300 sukarelawan pertahanan sipil.

Otoritas setempat turut menyediakan pangan, tenda-tenda, dan selimut bagi korban di pengungsian.

Kepala daerah Khyber Pakhtunkhwa Ali Amin Gadaput telah mengunjungi zona terdampak bencana di Buner dan kemudian memimpin rapat penanganan bencana.

Para pejabat wilayah melapor bahwa sudah lebih dari 3.500 orang diselamatkan.

ZenerCaro-1956386486166893026-01
Dia pun memuji kinerja semua badan yang terlibat dan memberi jaminan bahwa pemerintah tidak akan meluputkan satu orang pun dalam rehabilitasi para korban.

Khyber Pakhtunkhwa mengumumkan masa berkabung pada Sabtu kemarin sebagai tanda belasungkawa atas jatuhnya korban banjir bandang dan longsor di provinsi Pakistan itu.

Otoritas penanganan bencana nasional Pakistan juga telah memberi peringatan bahwa hujan monsun kemungkinan masih akan terjadi hingga 10 September.

Hujan monsun yang biasanya terjadi pada Juni hingga September setiap tahunnya seringkali menyebabkan kerusakan di Asia Selatan, termasuk Pakistan.

Namun, perubahan iklim telah meningkatkan intensitas hujan monsun dan membuatnya semakin tak bisa diprediksi dalam beberapa tahun terakhir. []