Provinsi Balikesir Turki Diguncang Gempa Berkekuatan M6,1
AsarNews, Balikesir - Gempa berkekuatan 6,1 skala Richter mengguncang kota Sindirgi, Provinsi Balikesir, Turki, menyebabkan lebih dari selusin bangunan runtuh.
Setidaknya satu pria lanjut usia yang berhasil dievakuasi dari reruntuhan meninggal dunia. Pada Februari 2023, gempa kembar menewaskan lebih dari 53.000 orang di Turki.
Berdasarkan data terbaru Kementerian Dalam Negeri Turki yang dilaporkan The Associated Press, gempa tersebut menyebabkan 16 bangunan runtuh. Sebagian besar bangunan tidak berpenghuni.
Sementara itu, terjadi beberapa gempa susulan setelah gempa utama berdasarkan laporan terbaru Badan Penanggulangan Bencana dan Darurat Turki.
Menurut laporan Reuters, Pusat Penelitian Geosains Jerman (GFZ) mencatat episentrum gempa Turki hari Minggu (10/8/2025) berada di kota Sindirgi dengan kedalaman 10 Km.
Gempa tersebut terasa di beberapa provinsi, termasuk kota Istanbul yang berjarak 200 kilometer atau 125 mil dari pusat gempa.
Akibat gempa tersebut, total 16 bangunan dilaporakan runtuh. Sebagian bangunan tersebut terbengkalai dan tidak terpakai. Sementara dua menara masjid juga runtuh.
Kemudian, gempa tersebut menewaskan seorang wanita lanjut usia, tak lama setelah ditarik keluar dari reruntuhan bangunan yang runtuh di Sindirgi.
“Seorang perempuan lanjut usia meninggal dunia tak lama setelah diselamatkan hidup-hidup dari reruntuhan bangunan yang runtuh di Sindirgi,” ujar Ali Yerlikaya kepada The Associated Press pada Senin (11/8/2028).
Selain itu, empat orang lainnya berhasil diselamatkan dari bangunan tersebut. Sementara tim penyelamat berusaha menyelamatkan dua orang lainnya dari bangunan tersebut. Secara keseluruhan, terdapat 29 orang terluka dengan kondisi luka yang tidak serius.
Per Senin, 11 Agustus 2025, otoritas terkait mengonfirmasi operasi pencarian dan penyelamatan kini telah selesai dan tidak ada tanda-tanda kerusakan serius atau korban jiwa tambahan, mengutip laporan Reuters.
Sementara itu, Presiden Recep Tayyip Erdogan mengeluarkan pernyataan yang mendoakan pemulihan yang cepat bagi semua warga yang terdampak.
“Semoga Tuhan melindungi negara kita dari segala jenis bencana,” tulisnya di X, mengutip laporan PBS News.
Badan Penanggulangan Bencana dan Darurat Turki mencatat gempa bumi tersebut diikuti oleh beberapa gempa susulan, termasuk satu gempa berkekuatan 4,6. Tak hanya, pihak terkait juga mengimbau warga untuk tidak memasuki bangunan yang rusak.
Turki berada jalur gempa yang termasuk paling aktif di dunia, terutama karena adanya dua patahan di Lempeng Anatolia.
Kedua patahan itu adalah Patahan Anatolia Utara yang membentang antara Lempeng Anatolia dan Lempeng Eurasia di sebelah utara daratan Turki, dan Patahan Anatolia Timur yang membentang di sepanjang Lempeng Arab hingga bagian tenggara Turki. Pergerakan di Patahan ini dinilai kerap menjadi pemicu gempa bumi.
Ketika Adzan Maghrib Tiba, Tidak Semua Keluarga Punya Meja untuk Berbuka — ASAR Humanity Hadir Membawa Hangatnya Ramadhan
Diposting pada 04 Maret 2026
Pahala Memberi Makan Orang Berbuka: Kebaikan yang Dilipatgandakan di Bulan Ramadhan
Diposting pada 04 Maret 2026
Bagian dari Totalitas Ramadhan, ASAR Humanity Hadirkan Gerai Bahagia Ramadhan untuk 100 Anak di Pengungsian Gaza
Diposting pada 03 Maret 2026
Zakat Fitrah: Pengertian, Besaran per Jiwa, dan Bagaimana Cara Membayarnya?
Diposting pada 03 Maret 2026