Banjir Pakistan Tewaskan 38 Orang dan 63 Lainnya Luka-Luka
AsarNews, Islamabad — Setidaknya 38 orang tewas dan 63 lainnya terluka akibat insiden terkait hujan di Pakistan sejak musim hujan dimulai pada 26 Juni, lapor saluran televisi lokal Samaa pada hari Minggu, 30 Juni 2025, yang mengutip Badan Penanggulangan Bencana Nasional (NDMA).
NDMA mengatakan provinsi barat laut Khyber Pakhtunkhwa mengalami jumlah korban tewas tertinggi, dengan 19 kematian akibat insiden yang disebabkan hujan.
Di provinsi Punjab timur, tercatat 12 kematian, sementara provinsi Sindh selatan dan provinsi Balochistan barat daya melaporkan tujuh.
Hujan deras yang melanda beberapa wilayah dari 26-28 Juni juga menyebabkan kerusakan infrastruktur dan mengganggu transportasi, terutama di daerah dataran rendah dan berisiko tinggi.

Pihak berwenang telah memperingatkan bahwa kondisi musim hujan diperkirakan akan terus berlanjut di beberapa wilayah negara tersebut, dengan hujan yang tersebar kemungkinan terjadi di Khyber Pakhtunkhwa utara, dataran Punjab, dan wilayah Sindh.
Departemen Meteorologi Pakistan juga memperkirakan hujan akan turun di Balochistan.
Selain itu, NDMA telah mengeluarkan peringatan banjir bandang untuk Swat dan distrik-distrik tetangga karena potensi ancaman banjir akibat luapan danau glasial di Gilgit-Baltistan di Pakistan utara.
Upaya penyelamatan dan bantuan terus dilakukan di wilayah-wilayah yang terkena dampak, dan badan-badan penanggulangan bencana provinsi telah diinstruksikan untuk tetap menerapkan kewaspadaan tinggi.
Sambut Ramadhan, ASAR Humanity Gelar Panen Raya Ikan dan Luncurkan Program Totalitas Ramadhan
Diposting pada 04 Februari 2026
Sambut Ramadhan 1447 H, ASAR Humanity Luncurkan Program “Totalitas Ramadhan”
Diposting pada 21 Januari 2026
Gotong Royong dari Aceh untuk Palestina: Di Tengah Bencana, Solidaritas Tetap Mengalir
Diposting pada 20 Januari 2026
Dirjen Bimas Islam Kemenag RI Kunjungi Posko ASAR Humanity di Aceh Utara, Apresiasi Konsistensi Respon Kemanusiaan
Diposting pada 14 Januari 2026