Junta Myanmar Lakukan Serangan Udara ke Sekolah di Distrik Sagaing
AsarNews, Sagaing - Dua serangan udara junta militer pagi hari kemarin (12/5) telah menewaskan puluhan siswa dan dua guru serta melukai banyak orang di sebuah sekolah yang terletak di desa O Htein Twin, Kecamatan Depayin, Wilayah Sagaing menurut laporan sumber lokal.
Bangunan sekolah hijau tampak di foto itu hancur berkeping-keping pada sore harinya, atap logamnya remuk dengan lubang menganga yang menembus dinding bata.
Lebih dari selusin tas, buku, terbengkalai ditumpuk di depan sebuah tiang yang mengibarkan bendera Myanmar di luar, saat orang tua memahat kuburan kecil dari tanah yang keras untuk mengubur jasad anak-anak mereka yang terbungkus kafan.
"Saat ini total 22 orang -- 20 anak-anak dan dua guru -- telah tewas," kata seorang guru berusia 34 tahun di sekolah tersebut, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya, dikutip dari AFP.

Serangan udara lainnya turut menghantam puluhan pengungsi internal (internally displaced persons) yang tidak bersalah tewas akibat serangan udara rezim junta Myanmar di kota Bhamo. Serangan kejam terhadap para pengungsi internal tersebut menyebabkan jasad para korban berserakan.
Konflik di Myanmar juga sangat kompleks dan sudah berakar sejak lama, dari militer Junta yang melakukan kudeta terhadap pemerintahan resmi Myanmar (NUG). Sehingga memunculkan aliansi perlawanan dari rakyat sipil berbagai kalangan atas berbagai tindak kekerasan tidak manusiawi ke berbagai wilayah yang menolak dipimpin kehadiran Junta militer.
Atas nama kemanusiaan kita mengutuk keras serangan udara berulang kali yang dilakukan militer Junta yang menargetkan warga sipil maupun fasilitas umum. Kami semua mendukung kerja sama internasional untuk mengakhiri pemerintahan militer ilegal, pelecehan seksual, dan genosida terhadap warga sipil tak bersenjata.

Kapal Global Sumud Flotilla Dicegat Israel, 11 Armada Hilang Kontak di Laut Mediterania
Diposting pada 30 April 2026
Kick Off Bersyukur Berqurban di Bogor, Perkuat Komitmen ASAR Humanity Bersamai Pesantren Penjuru Negeri
Diposting pada 29 April 2026
Krisis Kelaparan Ancam 7,8 Juta Warga Sudan Selatan, ASAR Ajak Perkuat Kepedulian Global
Diposting pada 29 April 2026
Dari Pelosok NTT, ASAR Humanity Resmi Mulai Program Qurban 2026
Diposting pada 28 April 2026