Relawan Ksatria Asar Humanity Diterjunkan Evakuasi Warga Terdampak Banjir Bekasi

Asar Humanity

05 Mar 2025 09:13

Share

Relawan Ksatria Asar Humanity Diterjunkan Evakuasi Warga Terdampak Banjir Bekasi

AsarNews, Bekasi — Banjir merendam nyaris semua wilayah di Kota dan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa (4/3) akibat hujan lebat sejak Senin (3/3).

BPBD Kota Bekasi mencatat sebanyak tujuh kecamatan terdampak banjir. Yakni, Kecamatan Bekasi Timur, Bekasi Utara, Bekasi Selatan, Medan Satria, Jatiasih, Pondok Gede, dan Rawalumbu.

Sementara itu, di Kabupaten Bekasi, hujan disertai kiriman air dari hulu sungai menyebabkan banjir di enam kecamatan, yaitu Kecamatan Cibarusah, Serang Baru, Setu, Cikarang Utara, Cibitung dan Tambun Utara.

Aktivitas warga lumpuh

Akibat banjir, sebagian aktivitas ekonomi dan keseharian warga lumpuh. Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyebut dari 12 kecamatan yang ada, delapan di antaranya terdampak banjir.

Banjir merendam jalan-jalan utama bahkan masuk ke kantor-kantor pemerintahan.

"Hari ini Kota Bekasi lumpuh, sampai di jalan utama, termasuk kantor pemerintahan, itu sudah mulai masuk air, keluar, karena kemudian juga limpasannya sungguh luar biasa," kata Tri dalam rapat koordinasi pengendalian banjir Jabodetabek secara daring, Selasa.

dji_fly_20250304_132156_24_1741069329021_photo
Pantauan udara banjir yang merendam pemukiman warga di Komplek Villa Nusa Indah 2. (Foto: Asar Media Property)

Warga Masih Terjebak

Sejumlah warga sempat terjebak di atap rumah karena terlambat dievakuasi. Salah satunya dialami Listya warga Pondok Gede Permai. Perumahan tempat ia tinggal itu jadi salah satu titik yang paling parah terdampak banjir.

Hingga Selasa siang, Listya mengaku ada dua anggota keluarganya yang masih terjebak di rumah bagian atas. Salah satunya adalah anaknya.

“Masih banyak warga yang memilih bertahan di lantai 2 rumahnya, selama kita evakuasi warga satu per satu,” ujar Uje, sebagai Relawan Ksatria Asar Humanity yang terjun sejak Selasa (4/2/2025) pagi hari.

Ia menjelaskan tingginya banjir hingga banyaknya sampah menjadi salah satu penyebab sulitnya tim evakuasi menuju ke lokasi.

Sementara itu, warga di Jatirasa, Kecamatan Jatiasih harus naik ke genteng rumah untuk bisa dievakuasi petugas. Sebab, ketinggian banjir di wilayah itu 300 cm atau 3 meter.

RSUD terdampak

Tak hanya permukiman warga, banjir juga merendam sebuah rumah sakit di wilayah Bekasi Barat.

Dalam rekaman video di media sosial, sejumlah petugas rumah sakit tampak sedang sibuk membawa ember untuk mengeluarkan air yang sudah masuk ke dalam rumah sakit Mitra Bekasi Barat.

Tak hanya itu sejumlah perawat juga tampak sibuk memindahkan tempat tidur dan peralatan rumah sakit hingga menyerok air keluar rumah sakit.

dji_fly_20250304_132700_33_1741069654279_photo
Perahu Asar Humanity dipakai oleh Korps Brimob untuk mengevakuasi warga, pada Selasa (4/3/2025). (Asar Media Property)

Banjir masuk mall

Mall Mega Bekasi juga tak luput dari terjangan banjir. Dalam video yang beredar di media sosial, terekam momen saat air masuk secara tiba-tiba dan membuat pengunjung mal serta para pedagang di lantas dasar panik.

Para pengunjung langsung menuju eskalator dan menaiki tangga. Sebagian ada yang bertahan di eskalator sambil merekam momen air menerjang masuk mal.

Relawan Ksatria Sigap Terjun ke Lokasi

Sebanyak enam relawan Ksatria dari ASAR Humanity terjun langsung ke lokasi banjir di Bekasi untuk membantu evakuasi warga serta menyiapkan hidangan berbuka dan makanan siap santap bagi mereka yang terdampak.

Tak hanya itu, setelah berbuka puasa, tim relawan juga menyiapkan makanan siap santap untuk dibagikan kepada para penyintas banjir. Dapur umum didirikan guna memastikan kebutuhan pangan warga tetap terpenuhi di tengah situasi darurat ini.

ASAR Humanity terus mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan ini, baik melalui bantuan langsung maupun donasi guna mendukung para penyintas banjir di berbagai wilayah Jabodetabek yang terdampak. []