Asar Humanity
10 Feb 2025 11:07
Sampai Kapan Musim Hujan Tahun 2025? Begini Kata BMKG!
AsarNews, Depok - Hujan masih terus mengguyur sejumlah wilayah Indonesia hingga pertengahan Februari ini. Di sejumlah wilayah, intensitas hujan yang cukup tinggi bahkan menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti banjir atau tanah longsor.
Lantas, sampai kapan musim hujan 2025?
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati menyebut musim hujan pada 2025 akan berlangsung hingga Maret mendatang.
"Musim hujan diprediksi akan berakhir sampai bulan Maret, akhir Maret 2025, dan April itu transisi dari musim hujan ke musim kemarau. Nah, kemudian puncak musim hujan itu di sebagian besar wilayah Indonesia terjadi di bulan Januari hingga Februari, sehingga saat ini masih menghadapi puncak musim hujan," kata Dwikorita pada Rabu (5/2), melansir Antara.
Dwikorita mengimbau masyarakat untuk tetap mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang masih terus terjadi dan hampir merata di seluruh wilayah Tanah Air.
"Hanya tempatnya itu bergeser-geser, misalnya dari Sumatera, dari Jakarta, lalu ke Jawa Tengah, ke Jawa Timur, lalu nanti ke Sulawesi, nanti balik lagi ke Jakarta, jadi akan berpindah-pindah tempatnya," terangnya.

Masyarakat disarankan untuk selalu memantau perkembangan informasi cuaca di situs resmi BMKG, agar bisa menyesuaikan aktivitasnya dengan dinamika cuaca yang cepat berubah.
"Jadi masih tetap harus waspada siaga dengan cara terus memonitor perkembangan informasi BMKG, ini karena dinamika cuaca yang sangat cepat berubah, jadi mohon dimonitor agar bisa beradaptasi dalam menyusun rencana kegiatan sehari-hari," tutur Dwikorita.
Prakiraan cuaca yang ada di situs resmi BMKG, katanya, terus diperbarui setiap jam, sehingga bisa membantu masyarakat merencanakan kegiatan mereka.
"Dengan terus melihat prakiraan cuaca, kita akan tahu enam hari ke depan cuacanya seperti apa setiap hari. Itu setiap tiga jam seperti apa, cuacanya bisa diketahui," jelasnya.
Sebelumnya, Dwikorita mengingatkan adanya potensi peningkatan intensitas hujan hingga intensitas ekstrem di Jawa Barat pada periode 2-7 Februari 2025.
Ia mengatakan salah satu penyebabnya adalah siklon tropis yang baru muncul di perairan Samudera Hindia.
Dwikorita juga menjelaskan, saat ini sebagian besar wilayah Indonesia masih dalam puncak musim hujan hingga akhir Februari atau Maret mendatang. Kondisi musim hujan ini juga ditambah pengaruh angin muson dari Asia yang semakin menguat dan disertai dengan La Nina lemah yang diprediksi berlangsung hingga bulan Maret-April.
Kemudian, kondisi cuaca Tanah Air juga mendapat pengaruh dari Madden-Julian Oscillation (MJO) yang semakin bergerak ke arah Indonesia bagian tengah dan pengaruh seruakan udara dingin dari dataran tinggi di Asia atau dataran tinggi Siberia.
Puasa 9 dan 10 Muharram 2026: Jadwal, Keutamaan, dan Amalan di Bulan Haram
Diposting pada 18 Juni 2026
#SelamanyaJagaPalestina: Zakatmu Hadirkan Makanan Hangat bagi 4.000 Warga Gaza Utara
Diposting pada 12 Juni 2026
Tahun Baru Islam 2026: Waktu Terbaik Memulai Hijrah dan Membiasakan Sedekah Subuh
Diposting pada 11 Juni 2026
Sambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, ASAR Humanity & Ratusan Relawan Bersihkan Pantai dan Tanam 800 Mangrove di Padang
Diposting pada 09 Juni 2026