Gempa Sering Terjadi, Peneliti Coba Ungkap Penyebabnya Berikut Ini!
AsarNews, Depok - Peneliti makin curiga bahwa tabrakan dahsyat antara Bumi dan objek seukuran Mars yang dijuluki 'Theja' meninggalkan 'gumpalan misterius' yang terkubur di inti Bumi.
Peristiwa tabrakan Bumi dan Theja terjadi sekitar 4,5 miliar tahun lalu. Akibat insiden tersebut, banyak material-material baru yang tercipta dan membantu pembentukan Bulan.
Menurut laporan Washington Post, para peneliti juga curiga gumpalan-gumpalan yang terkubur ini memicu perkembangan tektonik.
Sebagai informasi, tektonik merupakan proses geologi dalam pembentukan kehidupan di Bumi. Hingga kini, tektonik masih memicu gempa dan fenomena gunung berapi.
Dalam dokumen terbaru yang dipublikasikan di jurnal 'Geophysical Research Letters', para peneliti memisahkan antara gumpalan misterius dari tabrakan Bumi dan Theja, dengan lempeng tektonik modern.
"Dampak tabrakan yang dahsyat bukan alasan utama pembentukan Bulan. Jika hal ini benar, maka insiden itu juga berdampak besar pada kondisi di Bumi," kata salah satu peneliti dari California Institute of Technology, Qian Yuan, dikutip dari Byte, Rabu (8/5/2024).
Tim peneliti mengkaji teori seputar gumpalan yang terkubur di dalam mantel Bumi. Gumpalan itu tercipta dari bahan yang berbeda dari lingkungannya.
Para peneliti percaya bahwa sekitar 200 juta tahun setelah tabrakan terjadi, gumpalan-gumpalan ini memicu bulu mantel yang kuat. Hal ini kemudian memicu subduksi, yakni proses lempengan kerak Bumi tenggelam di bawah lempengan lain.
Namun tidak semua ilmuwan yakin dengan teori ini. Beberapa mempertanyakan apakah manusia bisa mengetahui apa yang sebenarnya terjadi selama miliaran tahun.
"Harus dipahami bahwa tak ada bukti yang cukup kuat untuk mengetahui apa yang terjadi dalam periode geologis Archean [yang berakhir 2,5 miliar tahun lalu]," kata ilmuwan dari University of Maryland, Michael Brown.
7 Keutamaan dan Pahala I’tikaf di 10 Hari Terakhir Ramadhan
Diposting pada 09 Maret 2026
Lebih dari 3.000 Ibu Tunggal di Gaza Kini Bertahan Sendiri untuk Keluarganya
Diposting pada 07 Maret 2026
ASAR Humanity Gelar Ifthar Akbar Serentak di Gaza, Aceh Tamiang, dan Yogyakarta untuk Ribuan Penerima Manfaat
Diposting pada 06 Maret 2026
Ketika Adzan Maghrib Tiba, Tidak Semua Keluarga Punya Meja untuk Berbuka — ASAR Humanity Hadir Membawa Hangatnya Ramadhan
Diposting pada 04 Maret 2026