Banjir Hantam Kabupaten Luwu dan 7 Orang Dinyatakan Meninggal Dunia
AsarNews, Luwu - Banjir bandang menerjang Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel). Bencana tersebut mengakibatkan rumah warga terendam akses Jalan Poros Makassar-Palopo terputus.
"Jadi ada banyak kecamatan yang banjir bandang, nanti kami laporkan masih di lokasi," kata Kepala Pelaksana BPBD Luwu Andi Baso Tenriesa kepada detikSulsel, Jumat (3/5/2024).
Andi Baso mengungkapkan, banjir bandang terjadi diperkirakan pada Jumat (3/5) sekitar pukul 02.30 Wita. Kata dia, perbatasan Kota Belopa-Kecamatan Suli atau Poros Makassar-Palopo terputus.
Dia mengutarakan, saat ini pihaknya masih melakukan evakuasi warga yang terdampak. Pihaknya belum merinci dampak banjir bandang tersebut.
Tim BPBD Luwu masih melakukan proses evakuasi dan pendataan jumlah warga yang terdampak banjir.
"Satgas BPBD Kabupaten Luwu, TNI, Polri sedang mengevakuasi warga yang terdampak termasuk dari pemerintah setempat, potensi masyarakat lainnya," kata Baso.
Update terbaru bahwa, korban meninggal akibat bencana banjir di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan bertambah menjadi 7 orang.
7 korban meninggal akibat banjir dan tanah longsor di Kabupaten Luwu yakni, Rumpak (97), Jatima (55), Rima (84), Muhammad Misdar (29), Mawi (57), Sukma (9), dan Kapila (84).
7 Keutamaan dan Pahala I’tikaf di 10 Hari Terakhir Ramadhan
Diposting pada 09 Maret 2026
Lebih dari 3.000 Ibu Tunggal di Gaza Kini Bertahan Sendiri untuk Keluarganya
Diposting pada 07 Maret 2026
ASAR Humanity Gelar Ifthar Akbar Serentak di Gaza, Aceh Tamiang, dan Yogyakarta untuk Ribuan Penerima Manfaat
Diposting pada 06 Maret 2026
Ketika Adzan Maghrib Tiba, Tidak Semua Keluarga Punya Meja untuk Berbuka — ASAR Humanity Hadir Membawa Hangatnya Ramadhan
Diposting pada 04 Maret 2026