Asar Humanity
27 Feb 2024 09:10
Militer Jordan Jatuhkan Air Drop Kemanusiaan Di Laut Mediterranian Jalur Gaza
AsarNews, Jordan - Di saat bantuan kemanusiaan oleh Israel di darat di hadang, tidak diperbolehkan masuk, di saat itu pula awak pesawat milik militer kerajaan Jordan menginisiasi lewat udara.
Bagaimanapun prosedur yang sudah dilalui Jordan untuk bisa menjatuhkan Bantuan Kemanusiaan dari udara, tentu sangat bermanfaat bagi Rakyat Gaza di masa-masa kritis saat ini.
Bantuan air drop tersebut terdiri dari “bantuan dan persediaan makanan, termasuk makanan siap saji yang bernilai gizi tinggi, untuk meringankan penderitaan masyarakat Jalur Gaza”, tambah pernyataan militer Jordan.
Angkatan Udara Kerajaan Yordania melakukan operasi penurunan udara terbesar sejauh ini sejak perang di Gaza dimulai, mengerahkan empat pesawat C-130H untuk terjun payung bantuan kemanusiaan ke 11 lokasi di sepanjang pantai Gaza.
“Empat pesawat C-130H, salah satunya milik angkatan bersenjata Perancis,” melakukan pengiriman, katanya. Salah satu pesawat yang digunakan dalam penerjunan itu adalah pesawat Prancis.

Box air drop tersebut jatuh melayang dengan parasut dari pesawat angkut, termasuk melintasi Jalur Gaza selatan di mana sekitar 1,4 juta warga Gaza berkumpul.
Sebagian bantuan jatuh ke laut, namun paket tersebut dibuat kedap air sehingga kapal dapat mengambil bantuan tersebut.
Operasi hari Senin itu "bertujuan untuk menyalurkan bantuan kepada penduduk secara langsung dan menjatuhkannya di sepanjang pantai Jalur Gaza dari utara ke selatan", kata sebuah pernyataan dari tentara Yordania.
Badan-badan PBB dan kelompok bantuan mengatakan perang yang sedang berlangsung, penolakan militer Israel untuk memfasilitasi pengiriman, dan rusaknya ketertiban di Gaza yang dikuasai Hamas membuat semakin sulit untuk menyalurkan bantuan penting ke sebagian besar wilayah pesisir tersebut.
Kementerian Kesehatan Gaza yang dikelola Hamas mengatakan bahwa lebih dari 29.000 orang telah terbunuh sejak dimulainya perang, meskipun angka-angka ini tidak dapat diverifikasi secara independen dan diyakini mencakup warga sipil dan anggota Hamas yang terbunuh di Gaza, termasuk akibat dari serangan Israel. roket kelompok teror sendiri salah sasaran.
IDF mengatakan mereka telah membunuh lebih dari 12.000 anggota Hamas di Gaza, selain sekitar 1.000 teroris di Israel pada 7 Oktober.
Pascabanjir, Warga Aceh Utara Masih Kesulitan Air Bersih, ASAR Humanity Salurkan Bantuan untuk 340 Penerima Manfaat
Diposting pada 14 Juli 2026
Hari Anak Nasional 2026: Momentum Menjaga Hak dan Masa Depan Anak Indonesia
Diposting pada 13 Juli 2026
ASAR Humanity Bersama Forum Wartawan Jaya Indonesia dan Komunitas Jurnalis Depok Tanam 100 Pohon di Kawasan Situ Jatijajar
Diposting pada 30 Juni 2026
Puasa 9 dan 10 Muharram 2026: Jadwal, Keutamaan, dan Amalan di Bulan Haram
Diposting pada 18 Juni 2026