Pasukan Khusus Israel Menyamar Tuk Habisi Warga Jenin di RS Ibnu Sina

Asar Humanity

31 Jan 2024 15:11

Share

Pasukan Khusus Israel Menyamar Tuk Habisi Warga Jenin di RS Ibnu Sina

AsarNews, Jenin - Meski sudah ada ultimatum, pengumuman setelah putusan sidang Mahkamah Internasional, militer Israel tampaknya belum menahan diri untuk menghentikan genosida di Palestina.

Padahal, sesuai putusan sementara Mahkamah Internasional atau International Court of Justice (ICJ), Isael tidak boleh melakukan sesuatu yang mengarah ke aksi genosida.

Aksi pembantaian terbaru mereka terjadi di Jenin, tepatnya di Rumah Sakit Ibnu Sina. Pasukan komando Israel yang menyamar sebagai petugas medis, pasien, dan warga sipil Palestina saat itu.

Mereka menggerebek sebuah rumah sakit di kota Jenin di Tepi Barat yang diduduki, dalam rekaman yang dibagikan secara online, melansir Middle East Eye, Selasa (30/1).

Dalam kejadian tersebut, disebutkan bahwa tentara Israel membantai tiga orang pasien dalam perawatan di dalam Rumah Sakit Ibnu Sina di Jenin.

Mereka mengeksekusi mati ketiganya di tempat tidur rumah sakit lalu pergi setelahnya.

Dari rekaman CCTV yang dibagikan secara online dan di media Israel, menunjukkan sekitar selusin tentara Israel menyerang rumah sakit bersenjatakan senapan serbu.

Tiga pemuda yang ditembak mati pasukan khusus di rumah sakit tersebut, dua di antaranya adalah bersaudara.

Tanggapan Pasukan Militer Hamas Brigade Al-Qassam

Hamas menanggapi serangan tersebut dengan mengatakan bahwa kejahatan Israel tidak akan dibiarkan begitu saja.

Pihak Hamas menjanjikan bahwa “kejahatan tentara Israel tersebut akan dibalas.” Menurut mereka, pembunuhan tersebut adalah “kelanjutan dari kejahatan penjajah yang sedang berlangsung terhadap rakyat Palestina dari Gaza hingga Jenin.”

Menurut Hamas, salah satu korban terluka dan terbaring di tempat tidur ketika dia dibunuh. Dari ketiga orang tersebut, Hamas membenarkan bahwa salah satunya adalah salah satu anggotanya. “Pejuang Palestina tidak akan terintimidasi oleh pembunuhan atau dilemahkan oleh kejahatan musuh yang pengecut,” tulis pernyataan Hamas dilansir Aljazeera Palestine.