Putusan ICJ: Rakyat Afrika Selatan dan Nelson Mandela Tersenyum Bahagia
AsarNews, Johannesburg - Menteri Kehakiman Afrika Selatan (Afsel) Ronald Lamola menyambut putusan pendahuluan Mahkamah Internasional (ICJ) dalam kasus dugaan genosida Israel di Jalur Gaza. Dia yakin, pahlawan pembebasan Afsel dari rezim apartheid, Nelson Mandela, akan tersenyum dalam kuburnya menyaksikan putusan tersebut.
"Kami yakin mantan Presiden Mandela akan tersenyum di dalam kuburnya sebagai salah satu pendukung Konvensi Genosida," kata Lamola kepada Reuters di sela-sela pertemuan partai Kongres Nasional Afrika (ANC) yang berkuasa, Jumat (26/1/2024).
Afsel merupakan pihak yang membawa kasus dugaan genosida Israel di Gaza ke ICJ. Lamola adalah tokoh yang memimpin delegasi advokat Afsel dalam persidangan ICJ pada 11-12 Januari 2024 lalu. Lamola mengatakan, keputusan Afsel menggugat Israel ke ICJ dimotivasi oleh keinginan untuk membela tatanan dunia berdasarkan aturan.
"Ini adalah kemenangan bagi hukum internasional bahwa tidak akan ada pengecualian di belahan dunia mana pun dan Israel tidak dapat dikecualikan dari kepatuhan terhadap kewajiban internasionalnya," ujar Lamola.
Presiden Afsel Cyril Ramaphosa juga menyambut keputusan ICJ dalam kasus dugaan genosida Israel di Gaza. "Kami, sebagai warga Afsel, tidak akan menjadi pengamat yang pasif dan menyaksikan kejahatan yang menimpa kami dilakukan di tempat lain," kata Ramaphosa dalam pidatonya, mengacu pada pelanggaran yang dilakukan terhadap warga kulit hitam Afsel di bawah sistem apartheid.
"Kami berharap Israel sebagai negara yang memproklamirkan diri sebagai negara demokrasi dan menghormati supremasi hukum akan mematuhi langkah-langkah tersebut," ujar Ramaphosa.
Panel hakim ICJ telah membacakan putusan pendahuluan kasus dugaan genosida Israel di Gaza pada Jumat. Dalam putusannya, ICJ tak menerbitkan perintah gencatan senjata di Gaza seperti yang diharapkan banyak pihak.
Di sisi lain, ICJ memerintahkan Israel mengambil semua tindakan sesuai kewenangannya untuk mencegah tindakan genosida di Gaza. ICJ mengakui hak warga Palestina untuk dilindungi dari tindakan genosida.
7 Keutamaan dan Pahala I’tikaf di 10 Hari Terakhir Ramadhan
Diposting pada 09 Maret 2026
Lebih dari 3.000 Ibu Tunggal di Gaza Kini Bertahan Sendiri untuk Keluarganya
Diposting pada 07 Maret 2026
ASAR Humanity Gelar Ifthar Akbar Serentak di Gaza, Aceh Tamiang, dan Yogyakarta untuk Ribuan Penerima Manfaat
Diposting pada 06 Maret 2026
Ketika Adzan Maghrib Tiba, Tidak Semua Keluarga Punya Meja untuk Berbuka — ASAR Humanity Hadir Membawa Hangatnya Ramadhan
Diposting pada 04 Maret 2026