Asar Humanity
20 Jul 2023 11:06
Living in an Oven: Heatwave Hits Refugee Camps in Idlib, Syria
AsarNews, Idlib - Kurangnya alat pendinginan di tengah kondisi perumahan yang buruk telah membuat banyak orang rentan terhadap penyakit berbasis gelombang panas di Suriah utara.
Cuaca terik menyengat yang mempengaruhi para pengungsi yang tinggal di kamp-kamp di Suriah barat laut diperkirakan akan meningkat dalam beberapa hari mendatang, semakin memperburuk penderitaan mereka yang tinggal di tenda, yang tidak memiliki mekanisme pendinginan dan terbuat dari kain nilon yang meningkatkan panas yang dipantulkan.
Di bawah terik matahari, Hamida Dandoush memercikkan air ke tendanya untuk mendinginkannya, berharap dapat meredakan suhu tinggi untuk dirinya dan keluarganya.

Wanita berusia 62 tahun dari kota Maardabsah itu tinggal di kamp Sahara dekat perbatasan Suriah-Turki, di mana sekitar 80 keluarga terlantar mengalami kondisi kehidupan yang keras di tengah gelombang panas yang hebat yang melanda wilayah tersebut.
Beginilah potret keseharian anak-anak di kamp pengungsi Sahara, Idlib, Suriah, yang hidup terkungkung dalam sengatan terik matahari. Beberapa kasus kebakaran yang melanda hutan hingga kamp pengungsi, juga sedang masif terjadi di Suriah.
Sudah terpuruk akibat krisis kemanusiaan, negara Suriah kini harus mengalami kekeringan dan tingginya suhu di sana. Imbasnya, sebanyak lebih dari 811 kamp di Suriah barat laut menderita kekurangan air yang diperlukan untuk kebutuhan sehari-hari.
Sementara penyebab kekurangan air di kamp-kamp pengungsi adalah karena meningkatnya konsumsi air saat menyengatnya suhu, dan berkurangnya pasokan air dari lembaga kemanusiaan.

Pertahanan Sipil Suriah, juga dikenal sebagai Helm Putih, telah memperingatkan orang-orang untuk tidak terpapar sinar matahari dalam waktu lama pada beberapa hari mendatang, karena suhu naik di atas 42 derajat Celcius (108 derajat Fahrenheit).
Mereka juga menyarankan agar meningkatkan asupan air dan cairan untuk menghindari dehidrasi serta memperingatkan agar tidak menempatkan tabung gas di bawah sinar matahari untuk mencegah kebakaran.
Hari Kemerdekaan Indonesia: Makna 17 Agustus dan Cara Mengisi Kemerdekaan dengan Aksi Nyata
Diposting pada 05 August 2026
Ahsan Tetap Sekolah Meski Tak Punya Seragam, Mari Wujudkan Mimpi Anak Penjuru Negeri
Diposting pada 31 July 2026
ASAR Humanity Hadir dalam Padel for Humanity Bersama ZIS Indosat, Hadirkan Harapan bagi Santri di Pelosok Negeri
Diposting pada 28 July 2026
ASAR Humanity dan Kitabisa Salurkan Bantuan Pangan untuk Dua Lansia Prasejahtera di Muara Gembong
Diposting pada 21 July 2026