Dua Pendaki Veteran Embuskan Nafas di Puncak Cartensz Papua

Asar Humanity

03 Mar 2025 13:42

Share

Dua Pendaki Veteran Embuskan Nafas di Puncak Cartensz Papua

AsarNews, Papua - Dua orang pendaki dilaporkan tewas di puncak Gunung Cartenz, Papua Tengah, pada Sabtu (1/3/2025) akibat terserang acute mountain sickness, yakni hipotermia. Kedua pendaki veteran tersebut adalah Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono, keduanya merupakan alumni SMA Dempo Malang tahun 1984.

Jenazah korban bernama Elsa diketahui telah dievakuasi dengan helikopter Komala Indonesia ke Timika, Papua Tengah, pada hari ini Minggu (2/3/2025). Sementara evakuasi jenazah Lilie, menurut rencana, akan dilakukan pada Senin (3/3/2025).

Elsa dan Lilie tergabung dalam misi Seven Summits ke puncak Gunung Cartenz bersama belasan orang pendaki lainnya. Kematian Elsa dan Lilie diduga dipicu oleh cuaca buruk berupa hujan salju disertai hujan deras dan angin kencang yang terjadi di gunung dengan ketinggian 4.884 meter di atas permukaan laut (mdpl) tersebut.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, telah membenarkan insiden pendakian yang tewaskan dua pendaki wanita ini. “Naasnya, pendaki Octries (pemandu) menginformasikan bahwa, 2 (dua) orang ibu-ibu tersebut yang berada di Teras Dua telah meninggal dunia," jelasnya.

Elsa dan Lilie, dua pendaki kelahiran 1965 ini merupakan bagian dari belasan rombongan yang mendaki Puncak Cartenz. Mereka tiba di Basecamp Yellow Valley Carstensz Pyramid pada 27 Februari 2025 untuk melaksanakan aklimatisasi dan latihan teknis hingga Teras Satu.

Dua pemandu lokal bernama Poxy dan Damar mencoba mendaki ke Teras Dua untuk membantu pada Sabtu dini hari pukul 00.07. Namun pukul 02.07 WIT, Poxy dan Damar berkomunikasi dengan pemandu bernama Octries untuk menginformasikan ke basecamp bahwa Lilie dan Elsa telah meninggal dunia di Teras Dua.

Pemandu lokal lain bernama Huda naik menuju Summits Ridge untuk menolong Indira, Alvin, dan Saroni. Namun pada pukul 04.51, Huda mengabarkan bahwa dirinya tidak sanggup melanjutkan pendakian ke titik Summits Ridge, namun perlengkapan emergensi sudah disimpan di bawah Summits Ridge.

Sabtu pagi pukul 08.38 WIT, dibentuklah dua tim penyelamat. Tim 1 (rescue) terdiri dari tiga orang pemandu internasional bernama Garret Madison, Tashi Sherpa, dan Ben Jones. Mereka kembali mendaki untuk menyelamatkan Indira, Alvin, dan Saroni di Summits Ridge. Sementara Tim 2 (evakuasi) yang terdiri dari dr. Adna dan Meidi menuju Teras Dua untuk mengevakuasi Elsa dan Lilie.

Pukul 10.24 WIT, Tim 1 melaporkan bahwa Indira, Alvin, dan Saroni masih hidup namun dalam kondisi kritis. Pertolongan pertama telah diberikan dengan cara mengganti pakaian, memberikan isotonik, makanan, dan obat-obatan. Sekitar satu jam kemudian, tim rescue dan tiga survivor ini melakukan perjalan turun ke Basecamp Yellow Valley. Mereka akhirnya tiba di basecamp pada pukul 14.30 WIT.

Sementara Tim 2 berhasil mengevakuasi jenazah korban atas nama Elsa pada pukul 16.41 WIT. Jenazah kedua atas nama Lilie akan dievakuasi pada tanggal 2 Maret dini hari.

Mengenal Puncak Carstensz

Puncak Jaya atau yang disebut juga Carstensz Pyramid merupakan sebuah puncak tertinggi yang menjadi bagian dari Pegunungan Jayawijaya. Lokasi pegunungan ini berada di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Indonesia.

Mengutip dari Britannica, Carstensz Pyramid yang dulunya disebut juga sebagai Puncak Soekarno memiliki ketinggian 4.883 mdpl dan di sekitarnya terdapat gletser dengan nama yang sama yakni gletser Carstensz. Ini merupakan satu-satunya gletser tropika di Indonesia yang tersisa dan secara perlahan makin menipis akibat pemanasan global.

Puncak Jaya merupakan gunung tertinggi di Indonesia kawasan Oceania. Puncak Jaya adalah salah satu dari tujuh puncak tertinggi di dunia. []