Longsor Hantam Nagreg Kendan, Rumah Warga dan Kantor Desa Rusak Parah
AsarNews, Nagreg - Bencana longsor menerjang Desa Kendan, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Longsor yang terjadi pada Minggu (18/5) malam tersebut mengakibatkan kompleks kantor dan fasilitas desa serta satu rumah warga rusak berat dan tiga orang mengalami luka-luka.
Bencana longsor terjadi akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Nagreg dalam beberapa hari terakhir.
Sementara itu, sebanyak 43 warga yang tinggal di sekitar lokasi longsor mengungsi ke tempat aman karena khawatir akan adanya longsor susulan.
Akibat longsor tebing setinggi 30 meter tersebut, tiga orang warga mengalami luka-luka dan mendapatkan perawatan. Kantor Desa Kendan pun ambruk tertimpa material longsor dan tak dapat digunakan sama sekali karena rusak parah.

Kemudian, sebanyak 60 rumah warga Desa Kendan terancam longsoran dan harus dievakuasi sementara ke tempat aman. Sebab, tebing tanah merah yang labil berpotensi mengalami longsor susulan terutama ketika turun hujan deras.
"Saat ini saya langsung turun ke Desa Kendan Kecamatan Nagreg. Penanganan evakuasi jiwa dan kedaruratan sudah dilakukan," ujar Dadang Supriatna yang dipanggil Kang DS (KDS) saat meninjau lokasi longsor.
Kang DS menambahkan, dua dari tiga warga yang mengalami luka sudah pulang, dengan satu orang masih dalam perawatan.
Lebih lanjut, Kang DS juga meminta agar tim gabungan BPBD, PUTR dan TNI/Polri segera melakukan evakuasi terhadap warga yang rumahnya terancam longsor. Warga diminta secara sukarela untuk sementara waktu mengungsi demi keselamatan.

Kapal Global Sumud Flotilla Dicegat Israel, 11 Armada Hilang Kontak di Laut Mediterania
Diposting pada 30 April 2026
Kick Off Bersyukur Berqurban di Bogor, Perkuat Komitmen ASAR Humanity Bersamai Pesantren Penjuru Negeri
Diposting pada 29 April 2026
Krisis Kelaparan Ancam 7,8 Juta Warga Sudan Selatan, ASAR Ajak Perkuat Kepedulian Global
Diposting pada 29 April 2026
Dari Pelosok NTT, ASAR Humanity Resmi Mulai Program Qurban 2026
Diposting pada 28 April 2026