Asar Humanity
26 Oct 2023 11:39
Keluarga Jurnalis Veteran Aljazeera Tewas Dalam Serangan Udara Israel di Gaza Tengah
AsarNews, Gaza - Serangan membunuh putri, istri, putra koresponden Arab Al Jazeera Wael Dahdouh. Istri, putra, putri dan cucu Wael Dahdouh, kepala biro Bahasa Arab Al Jazeera di Gaza, tewas dalam serangan udara Israel.
Rekaman yang ditayangkan di Al Jazeera menunjukkan Dahdouh memasuki Rumah Sakit Martir Al-Aqsa di Deir el-Balah pada hari Rabu untuk melihat istri, putra dan putrinya yang meninggal di kamar mayat.
Ia terlihat berjongkok dan menyentuh wajah putranya yang berusia 15 tahun, Mahmoud, yang ingin menjadi jurnalis seperti ayahnya.
Rekaman kemudian menunjukkan dia memegang tubuh putrinya yang berusia tujuh tahun, Sham, yang terselubung, tampak berbicara dengannya sambil menatap wajahnya yang berlumuran darah setelah serangan di kamp pengungsi Nuseirat.
Terlihat terkejut, Dahdouh berbicara kepada Al Jazeera dalam perjalanan keluar dari rumah sakit: “Apa yang terjadi sudah jelas. Ini adalah serangkaian serangan yang ditargetkan terhadap anak-anak, perempuan dan warga sipil. Saya baru saja melaporkan dari Yarmouk tentang serangan semacam itu, dan serangan Israel telah menargetkan banyak wilayah, termasuk Nuseirat.
“Kami ragu bahwa pendudukan Israel tidak akan membiarkan orang-orang ini pergi tanpa menghukum mereka. Dan sayangnya, itulah yang terjadi. Ini adalah wilayah 'aman' yang dibicarakan oleh tentara pendudukan.”
Cucu Dahdouh, Adam, dinyatakan meninggal dua jam kemudian.

Beberapa anggota keluarga Dahdouh, termasuk seorang cucu perempuan yang masih balita, selamat dari serangan terhadap rumah yang mereka tinggali di kamp pengungsi Nuseirat di selatan Wadi Gaza.
Operasi sedang berlangsung untuk menyelamatkan beberapa orang dari reruntuhan rumah.
Menurut Al Jazeera Arab, putra Dahdouh, Yehia, terluka, dan dokter harus melakukan prosedur darurat untuk menghentikan luka serius di kepalanya.
Prosedurnya harus dilakukan di koridor rumah sakit, dan para dokter kesulitan menemukan instrumen yang sesuai, hingga akhirnya harus menggunakan benang non-bedah untuk menjahit lukanya.
“Serangan tanpa pandang bulu yang dilakukan pasukan pendudukan Israel di rumah mereka wilayah Kamp Nuseirat, Gaza Tengah, mengakibatkan hilangnya istri, putra dan putri [Dahdouh] secara tragis, sementara seluruh keluarganya terkubur di bawah reruntuhan,” kata Jaringan Media Al Jazeera dalam sebuah pernyataan.
Hari Kemerdekaan Indonesia: Makna 17 Agustus dan Cara Mengisi Kemerdekaan dengan Aksi Nyata
Diposting pada 05 August 2026
Ahsan Tetap Sekolah Meski Tak Punya Seragam, Mari Wujudkan Mimpi Anak Penjuru Negeri
Diposting pada 31 July 2026
ASAR Humanity Hadir dalam Padel for Humanity Bersama ZIS Indosat, Hadirkan Harapan bagi Santri di Pelosok Negeri
Diposting pada 28 July 2026
ASAR Humanity dan Kitabisa Salurkan Bantuan Pangan untuk Dua Lansia Prasejahtera di Muara Gembong
Diposting pada 21 July 2026