ASAR Humanity Bangun 30 Shelter Keluarga untuk Penyintas Gempa di Desa Pota, Manggarai Timur

Asar Humanity

26 Aug 2026 16:10

ASAR Humanity Bangun 30 Shelter Keluarga untuk Penyintas Gempa di Desa Pota, Manggarai Timur

ASAR Humanity Bangun 30 Shelter Keluarga untuk Penyintas Gempa di Desa Pota, Manggarai Timur

Manggarai Timur, 26 Agustus 2026 – Laznas ASAR Humanity membangun dan mendistribusikan 30 unit shelter atau tenda keluarga bagi penyintas gempa di Desa Pota, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, Flores, Nusa Tenggara Timur. Bantuan ini menjangkau 30 keluarga yang membutuhkan tempat tinggal sementara yang lebih aman dan layak setelah gempa bumi mengguncang wilayah NTT.

Masing-masing shelter berukuran 5 x 4 meter dan dirancang untuk digunakan oleh satu keluarga. Bantuan ini menjadi bagian dari respons kemanusiaan ASAR Humanity dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak, khususnya keluarga yang membutuhkan tempat berlindung dari kondisi cuaca maupun gempa susulan yang masih dirasakan.

Salah satu penerima manfaat, Ibu Emi, sebelumnya tinggal bersama keluarganya di posko pengungsian utama. Namun, kondisi kesehatan anak bungsunya yang masih berusia 1,5 tahun membuat keluarga tersebut memilih kembali ke rumah dan mendirikan tenda di samping rumah.

Sebelum mendapatkan shelter dari ASAR Humanity, keluarga Emi hanya menggunakan tenda bekas untuk menjemur padi yang kondisinya sudah tipis. Kondisi tersebut membuat keluarga tidak terlindungi secara optimal ketika hujan maupun saat angin malam bertiup.

“Selama ini kami tinggal di pengungsian di posko utama. Tetapi karena anak kami yang bungsu usia 1,5 tahun terkena diare, muntah, batuk dan pilek, maka kami memilih untuk kembali ke rumah dan mendirikan tenda di samping rumah. Kami memang tidak memiliki tenda yang bagus, hanya memakai tenda bekas jemur padi yang sudah tipis. Saat hujan air masuk, saat dingin juga angin masuk. Di sini kemarin sempat gerimis,” ujar Emi.

Kini, shelter yang diberikan ASAR Humanity membuat keluarga Emi dapat beristirahat dengan lebih nyaman. Meski gempa susulan masih dirasakan, shelter berukuran 5 x 4 meter tersebut dinilai cukup untuk ditempati satu keluarga sekaligus memberikan perlindungan yang lebih baik dari angin dan cuaca.

“Tenda atau shelter terbaru dari ASAR Humanity, alhamdulillah anak-anak bisa tidur nyenyak, meskipun masih terus merasakan guncangan dengan gempa susulan. Ukurannya juga pas untuk ditinggali oleh satu keluarga. Terpal dari ASAR Humanity juga bagus, saat angin kencang tidak menembus, jadi tidak terlalu kedinginan. Saya Ibu Emi, sangat berterima kasih kepada donatur ASAR Humanity yang sudah membantu kami,” kata Emi.

Ketua Yayasan ASAR Humanity, Noval Eriansyah, mengatakan bahwa pembangunan shelter keluarga merupakan bagian dari upaya ASAR Humanity untuk merespons kebutuhan penyintas secara langsung di lapangan.

Menurutnya, tempat tinggal sementara menjadi kebutuhan penting bagi keluarga yang rumahnya belum dapat digunakan secara optimal maupun bagi mereka yang karena kondisi tertentu harus kembali ke sekitar rumah.

“Bagi penyintas bencana, kebutuhan tempat berlindung bukan hanya tentang menyediakan atap, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan ruang yang layak bagi keluarga untuk beristirahat. Karena itu, ASAR Humanity berupaya menghadirkan shelter yang dapat digunakan satu keluarga dengan ukuran yang memadai dan material yang mampu memberikan perlindungan dari cuaca,” ujar Noval.

Noval menambahkan, pembangunan 30 shelter di Desa Pota merupakan bagian dari semangat gotong royong untuk membantu masyarakat terdampak agar dapat melalui masa pemulihan dengan lebih baik.

“Kami berharap 30 shelter yang dibangun di Desa Pota ini dapat memberikan manfaat bagi keluarga penerima, terutama di tengah kondisi yang masih diwarnai gempa susulan. Terima kasih kepada seluruh donatur dan pihak yang terus membersamai ikhtiar kemanusiaan ini. Semoga semangat gotong royong dapat terus hadir untuk membantu masyarakat NTT bangkit dan pulih,” katanya.

ASAR Humanity akan terus melakukan pemantauan kebutuhan masyarakat terdampak dan berkoordinasi dengan berbagai pihak di lapangan agar bantuan yang diberikan dapat menjawab kebutuhan penyintas secara tepat.

Gotong Royong Negeri, Pulihkan NTT.

Perjuangan untuk membantu masyarakat terdampak gempa di NTT masih terus berjalan. Kebutuhan akan tempat tinggal sementara, pangan, air bersih, perlengkapan keluarga, dan kebutuhan dasar lainnya masih menjadi bagian dari proses pemulihan para penyintas.

Mari terus bergotong royong bersama Laznas ASAR Humanity untuk membantu saudara-saudara kita di NTT. Dukungan Anda dapat menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan tempat yang lebih aman dan layak bagi keluarga penyintas untuk kembali menjalani hari-hari mereka.

Salurkan dukungan untuk Emergency Response NTT melalui:
https://donasi.asarhumanity.org/campaign/360/indonesia-darurat-bencana-kirim-bantuan-segera