Asar Humanity
10 Sep 2025 08:34
Banjir Bandang Hantam Nagekeo-NTT, 4 Warga MD dan 4 lainnya Hilang!
AsarNews, Nagekeo - Banjir bandang menerjang Kecamatan Mauponggo, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (8/9/2025) sore. Banjir bandang itu terjadi akibat hujan lebat melanda daerah tersebut.
Sebanyak empat orang dinyatakan tewas akibat bencana alam itu, sementara empat lain masih dalam pencarian. Korban banjir bandang ini terdiri dari orang dewasa hingga bayi.
"Banjir bandang di Kecamatan Mauponggo, tercatat empat orang meninggal dunia dan empat orang masih dalam pencarian," kata Kapolsek Mauponggo, Ipda Dewa Putu Suariawan, Selasa (9/9/2025).
Sementara itu, BPBD Nagekeo telah diterjunkan untuk melakukan evakuasi maupun pencarian, sekaligus mendirikan posko darurat dan menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak.
Kabarnya, hujan deras yang masih mengguyur wilayah Mauponggo mengakibatkan akses menuju lokasi cukup sulit karena jalan dipenuhi lumpur dan material banjir.
Pemerintah Kabupaten Nagekeo mengimbau warga yang bermukim di daerah rawan banjir dan longsor agar tetap siaga dan segera melapor ke aparat desa atau posko darurat bila membutuhkan pertolongan.
Tim SAR gabungan yang dikerahkan untuk mencari korban hilang belum bisa tiba di lokasi pada Selasa (9/9/2025) karena jembatan putus. Personel tim SAR gabungan dan peralatan evakuasi diangkut dengan mobil menuju lokasi bencana. Personel yang dikerahkan berasal dari Unit Siaga SAR Ende dan Tim Pos TNI AL Ende.
"Belum tiba di lokasi, jembatan putus," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Maumere Fathur Rahman, Selasa (9/9/2025).
Tim SAR gabungan dikerahkan setelah mendapat laporan masih ada korban banjir yang belum ditemukan. Tim SAR Gabungan diberangkatkan tadi pagi dan direncanakan tiba di lokasi pada pukul 15.30 Wita.
Selain merenggut korban jiwa, banjir bandang yang menerjang Desa Sawu juga menyebabkan sejumlah rumah rusak. Puluhan ternak juga hanyut.
"Rumah data sementara ada sembilan (rusak) dan puluhan ternak," kata Dewa, Selasa (9/9/2025) malam. Ternak warga yang hanyut itu yakni babi, sapi, kerbau, dan kambing.
"Kami masih data-kan jumlah pastinya pastinya," ujar Dewa.
Adapun warga yang rumahnya rusak terendam banjir telah mengungsi ke tempat aman. Sementara itu pencarian empat korban hilang hari ini belum membuahkan hasil. "Masih nihil," kata Dewa.
Hari Pahlawan 10 November 2026: Sejarah, Makna, dan Perjuangan
Diposting pada 03 November 2026
ASAR Humanity Salurkan Paket Pangan untuk Bantu Warga Gaza Hadapi Musim Dingin
Diposting pada 03 November 2026
Milad ke-8, ASAR Humanity Teguhkan Komitmen Perluas Sinergi dan Dampak Kemanusiaan
Diposting pada 03 November 2026
Kolaborasi ASAR Humanity dan Kitabisa, Salurkan Makanan Siap Santap dan Santunan bagi Penyandang Disabilitas di Tangerang Selatan
Diposting pada 30 October 2026