Asar Humanity
09 Jul 2025 09:52
Jabodetabek Kebanjiran, Asar Humanity Sigap Terjunkan Relawan Ksatria untuk Evakuasi!
AsarNews, Tangerang - Sejumlah wilayah di Jakarta, Bogor, Tangerang, Depok dan Bekasi (Jabodetabek) terendam banjir imbas hujan deras sejak akhir pekan lalu atau Minggu (6/7).
Di wilayah Jakarta, banjir tercatat sempat merendam ratusan RT dan sejumlah ruas jalan pada Senin (7/7) lalu dengan ketinggian bervariasi. Banjir ini menyebabkan ribuan warga harus mengungsi.
Sejumlah wilayah di Jakarta, ketinggian air bahkan mencapai lebih dari satu meter. Di antaranya, Kelurahan Pela Mampang, Jakarta Selatan tercatat ketinggian air antara 30-150 cm yang disebabkan curah hujan tinggi di luapan Kali Krukut.
Kemudian, di Kelurahan Bidara Cina, Jakarta Timur ketinggian ait bahkan mencapai 180-210 cm. Banjir di wilayah ini disebabkan curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung.
Hingga Selasa (8/7) ini, BPBD DKI Jakarta melaporkan banjir masih merendam sejumlah wilayah. Salah satunya di Kelurahan Rawa Buaya, Jakarta Barat dengan ketinggian air antara 30-80 cm.

Banjir juga sempat melanda delapan wilayah di Kota Depok pada Minggu malam. Namun, banjir dinyatakan surut pada keesokan harinya atau pada Senin.
Sementara di Kota Tangerang, banjir juga melanda sejumlah wilayah hingga Senin pagi. Bahkan, hingga Selasa pagi, beberapa wilayah masih terendam banjir dengan ketinggian lebih dari satu meter.
Salah satunya di wilayah Ciledug dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter yang menyebabkan warga harus dievakuasi.
Wilayah Tangerang Selatan (Tangsel) juga tak luput diterjang banjir imbas hujan deras dan meluapnya sungai. Bahkan, hingga Selasa pagi, wilayah Pondok Aren masih terendam banjir dengan ketinggian mencapai 1,4 meter.
Kota Bekasi juga turut dikepung banjir pada Senin kemarin. Namun, banjir di sejumlah wilayah dilaporkan telah surut pada Selasa pagi tadi.
BPBD Kota Bekasi mencatat wilayah yang masih banjir pada pagi tadi di antaranya Gang Mawar di Bekasi Timur dengan ketinggian 100-180 cm hingga Kampung Lebak dengan ketinggian 100-200 cm.
Di wilayah Kabupaten Bogor, banjir dilaporkan terjadi di 18 titik imbas hujan deras sejak Sabtu (5/7) lalu. Tak hanya banjir, tanah longsor juga terjadi di 21 titik.
Bencana tanah longsor tersebut menyebabkan tiga orang meninggal dunia dan sejumlah infrastruktur serta rumah warga mengalami kerusakan. Ketiga korban jiwa masing-masing berasal dari Kecamatan Megamendung dan Kecamatan Cisarua.
Banjir masih mengepung wilayah Kabupaten Bogor hingga Senin malam. Bahkan, 16 pasien RS Permata Jonggol harus dievakuasi lantaran banjir telah masuk ke area rumah sakit.
Hingga Senin malam, BPBD Kabupaten Bogor mencatat ada masih merendam tiga kecamatan yaitu Klapanunggal, Jonggol, dan Cileungsi.
BPBD Kabupaten Bogor menyebut dampak paling besar terjadi di Desa Cikahuripan, Kecamatan Klapanunggal, dengan 1.300 rumah terdampak dan 1.312 jiwa mengungsi.
Puasa 9 dan 10 Muharram 2026: Jadwal, Keutamaan, dan Amalan di Bulan Haram
Diposting pada 18 June 2026
#SelamanyaJagaPalestina: Zakatmu Hadirkan Makanan Hangat bagi 4.000 Warga Gaza Utara
Diposting pada 12 June 2026
Tahun Baru Islam 2026: Waktu Terbaik Memulai Hijrah dan Membiasakan Sedekah Subuh
Diposting pada 11 June 2026
Sambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, ASAR Humanity & Ratusan Relawan Bersihkan Pantai dan Tanam 800 Mangrove di Padang
Diposting pada 09 June 2026