Palestina Negara Pertama yang Mendukung Kemerdekaan Indonesia
AsarNews, Depok - Meski jadi negara yang masih menghadapi imperialis Inggris, Palestina tak segan mendukung kemerdekaan Indonesia pada akhir perang dunia ke II atau tepatnya pada 6 September 1944.
Hal tersebut terjadi setelah Belanda yang menjajah Indonesia, kalah dari Jepang yang saat itu juga datang ke Indonesia. Lalu Perdana Menteri Jepang saat itu Kuniaki Koiso berjanji akan memberikan kemerdekaan bagi rakyat Indonesia sehingga dibentuk panitia persiapan kemerdekaan yang diketuai oleh Ir. Soekarno.
Dukungan pertama kemerdekaan Indonesia hadir dari Mufti Besar Palestina Syekh Muhammad Amin Al-Husaini. Hal ini membuat dukungan kemerdekaan mengalir deras dari masyarakat Palestina untuk Indonesia, hingga saudagar kaya raya Palestina saat itu Muhammad Ali Taher sampai rela mengeluarkan kekayaannya untuk mendukung kemerdekaan Indonesia.
Dukungan tak berhenti sampai itu saja, Mufti Besar Palestina juga membantu diplomasi ke negara-negara timur tengah agar ikut mendukung Indonesia dalam meraih kemerdekaan. Berkat dukungan tersebut, Indonesia mendapat cukup pengakuan dari International untuk berdiri menjadi bangsa yang berdaulat.
Penjajahan yang dialami Indonesia memberikan dampak kemanusiaan sehingga setelah kemerdekaan Indonesia, pemerintah Indonesia sepakat dengan isi Undang-Undang Dasar 1945 yang berbunyi "Bahwa kemerdekaan itu adalah hak segala bangsa dan oleh sebab itu maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan". UUD 1945 merupakan landasan konstitusi Republik Indonesia yang dijalankan sampai saat ini.
Kapal Global Sumud Flotilla Dicegat Israel, 11 Armada Hilang Kontak di Laut Mediterania
Diposting pada 30 April 2026
Kick Off Bersyukur Berqurban di Bogor, Perkuat Komitmen ASAR Humanity Bersamai Pesantren Penjuru Negeri
Diposting pada 29 April 2026
Krisis Kelaparan Ancam 7,8 Juta Warga Sudan Selatan, ASAR Ajak Perkuat Kepedulian Global
Diposting pada 29 April 2026
Dari Pelosok NTT, ASAR Humanity Resmi Mulai Program Qurban 2026
Diposting pada 28 April 2026