ASAR Humanity Membersamai Forum GPCI, Perkuat Kolaborasi untuk Masa Depan Pendidikan Gaza

Asar Humanity

08 Oct 2026 17:21

ASAR Humanity Membersamai Forum GPCI, Perkuat Kolaborasi untuk Masa Depan Pendidikan Gaza

Jakarta, 8 Oktober 2026 — Tiga tahun sejak eskalasi konflik di Gaza, perhatian terhadap kondisi kemanusiaan dan keberlanjutan pendidikan anak-anak Palestina terus menjadi perhatian berbagai elemen masyarakat sipil. Upaya memperkuat kolaborasi tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam forum Entering Al-Aqsa: 3 Tahun Genosida, What Next? yang digelar Global Peace Convoy Indonesia (GPCI), Rabu (7/10/2026), di Maqdisi AQL, Jakarta Selatan.

Forum tersebut menjadi ruang konsolidasi dan diskusi mengenai langkah strategis GPCI ke depan, termasuk agenda menuju Yordania dan Mesir, serta penguatan solidaritas, diplomasi, dan aksi kemanusiaan untuk Palestina.

Sebagai salah satu member GPCI, Laznas ASAR Humanity turut membersamai forum tersebut melalui Panca Irawan, Head of Digital Partnership ASAR Humanity, yang hadir sebagai perwakilan manajemen.

Panca mengatakan, kolaborasi antarlembaga dan komunitas menjadi penting untuk memastikan dukungan terhadap Palestina tidak berhenti pada momentum tertentu, tetapi dapat terus bergerak dalam bentuk aksi yang berkelanjutan.

“Tiga tahun menjadi pengingat bahwa solidaritas terhadap Palestina perlu terus diterjemahkan menjadi aksi nyata. Bagi ASAR Humanity, kolaborasi menjadi salah satu cara untuk memperluas dampak dan memastikan isu kemanusiaan Palestina tetap mendapat perhatian, termasuk melalui dukungan terhadap pendidikan anak-anak Gaza,” ujar Panca Irawan.

Salah satu bentuk ikhtiar ASAR Humanity untuk mendukung keberlanjutan pendidikan di Gaza diwujudkan melalui Jaga Generasi Gaza (JGG). Program tersebut berfokus pada upaya mendukung pendidikan anak-anak Palestina melalui pembangunan 100 ruang kelas sementara di Gaza, sekaligus memenuhi kebutuhan penunjang pendidikan seperti sepatu, tas, buku, dan mushaf Al-Qur’an.

Melalui JGG, ASAR Humanity melihat pendidikan sebagai salah satu aspek penting yang perlu terus diperhatikan di tengah situasi kemanusiaan yang berlangsung. Anak-anak Gaza tidak hanya membutuhkan bantuan untuk bertahan dalam kondisi darurat, tetapi juga ruang untuk kembali belajar, tumbuh, dan membangun masa depan.

“Ketika kita berbicara tentang masa depan Palestina, kita juga berbicara tentang generasi yang akan melanjutkan kehidupan di sana. Karena itu, pendidikan menjadi bagian penting dari ikhtiar kemanusiaan yang perlu terus kita dukung,” lanjut Panca.

Kehadiran ASAR Humanity dalam forum GPCI sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat jejaring kolaborasi dengan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap isu Palestina. Melalui ruang dialog dan konsolidasi seperti ini, berbagai elemen diharapkan dapat menemukan bentuk kontribusi yang relevan dan berkelanjutan.

Forum Entering Al-Aqsa juga membahas agenda GPCI menuju Yordania dan Mesir sebagai bagian dari rencana penguatan gerakan solidaritas dan aksi kemanusiaan ke depan.

Bagi ASAR Humanity, keterlibatan dalam jejaring GPCI merupakan bagian dari semangat kolaborasi untuk terus menghadirkan kontribusi dalam isu-isu kemanusiaan. Di saat yang sama, Jaga Generasi Gaza menjadi salah satu ikhtiar yang dapat dilakukan dari Indonesia untuk menjaga keberlanjutan pendidikan anak-anak Palestina.

Dari Indonesia, dukungan terhadap Palestina dapat terus diwujudkan melalui berbagai bentuk aksi—mulai dari penguatan solidaritas, kolaborasi, hingga dukungan nyata bagi kebutuhan kemanusiaan dan pendidikan.

From Indonesia to Al-Aqsa. From Solidarity to Global Action.