3 Tahun Genosida Gaza: Di Bawah Tenda Darurat, Mimpi Anak-anak Palestina Menolak Padam

Asar Humanity

08 Oct 2026 16:57

3 Tahun Genosida Gaza: Di Bawah Tenda Darurat, Mimpi Anak-anak Palestina Menolak Padam

Gaza – Genap tiga tahun sejak tragedi genosida melanda Jalur Gaza pada 7 Oktober 2023. Di tengah hancurnya infrastruktur fisik dan sosial, sektor pendidikan menjadi salah satu sektor paling terdampak. Ribuan anak kehilangan kesempatan belajar akibat sekolah yang hancur terbakar. Menanggapi situasi kritis ini, Laznas ASAR Humanity bergerak memperkuat fasilitas pendidikan darurat di Gaza Barat.

Potret perjuangan ini terlihat nyata di Future Builders School (Madrasah Binaa Al-Mustaqbal), Ansar Camp 15, kawasan pesisir Gaza Barat. Sekolah darurat ini menampung sekitar 440 siswa yang terpaksa belajar di dalam 6 tenda darurat yang disekat menjadi 12 ruang kelas.

Al-Yamama, seorang siswi kelas 6 yang sekolahnya hancur terbakar, menceritakan impian sederhananya di tengah keterbatasan.

"Saya ingin menjadi arsitek untuk mendirikan kembali sekolah yang hancur, membangun rumah-rumah keluarga kami yang telah diratakan, dan membangun generasi baru di Gaza. Impian saya sederhana, saya hanya ingin sekolah kami kembali seperti dulu, ada meja dan kursi yang layak untuk kami belajar," ungkap Al-Yamama.

Kondisi tersebut diperparah oleh ancaman cuaca ekstrem dan minimnya perlengkapan dasar pembelajaran. Salah seorang guru pengajar di Future Builders School mengungkapkan tantangan berat yang dihadapi para pendidik dan siswa yang tinggal di kamp pengungsian tepi pantai tersebut.

"Kami berada di sekolah bagi warga yang mengungsi di kawasan pantai ini. Tempat yang ada saat ini sangat tidak layak untuk anak-anak belajar, terlebih saat cuaca buruk dan hujan turun. Kami berikhtiar mengembalikan proses pembelajaran seperti sebelum perang terjadi. Oleh karena itu, kami mengetuk kepedulian melalui ASAR Humanity untuk menghadirkan ruang kelas yang layak, peralatan sekolah, serta tempat belajar yang memungkinkan anak-anak ini tumbuh dan berkembang. Setiap usaha kecil akan membawa perubahan besar bagi masa depan mereka," tutur salah satu guru pengajar di lokasi.

Merespons kondisi tersebut, Laznas ASAR Humanity menyalurkan bantuan yang mencakup:

1.     Pengadaan Tenda Ruang Kelas

2.     Fasilitas Pembelajaran, termasuk meja, kursi, dan papan tulis agar siswa tidak lagi belajar di atas tanah.

3.     Perlengkapan Siswa, berupa tas sekolah, alat tulis, dan sepatu sekolah.

4.     Dukungan Mukafaah Guru, untuk menjaga keberlangsungan serta apresiasi bagi para tenaga pengajar yang bertahan di garis depan pendidikan.

 

Tiga Tahun Berlalu, Harapan Pendidikan Anak Gaza Tak Boleh Padam

Momentum 7 Oktober 2026 menandai tiga tahun sejak dimulainya fase eskalasi konflik yang berkepanjangan di Gaza. Selama periode tersebut, anak-anak menjadi bagian dari masyarakat yang terus menghadapi dampak kemanusiaan, termasuk dalam akses terhadap pendidikan.

Di tengah keterbatasan fasilitas, keberadaan sekolah seperti Future Builders School menunjukkan bahwa semangat belajar anak-anak Gaza masih terus dijaga. Bagi mereka, meja, kursi, ruang kelas, dan perlengkapan sekolah bukan sekadar fasilitas, tetapi bagian penting dari kesempatan untuk tetap belajar dan membangun masa depan.

Laznas ASAR Humanity melalui program Jaga Generasi Gaza terus mengupayakan dukungan bagi anak-anak Gaza, termasuk dalam aspek pendidikan dan kebutuhan kemanusiaan lainnya.

Tiga tahun berlalu, tetapi harapan anak-anak Gaza untuk belajar dan memiliki masa depan tidak boleh ikut terhenti.

Dukungan untuk Jaga Generasi Gaza dapat disalurkan melalui:

https://donasi.asarhumanity.org/campaign/892/bangun-kembali-harapan-hidupkan-pendidikan-palestina