Gunung Merapi Erupsi, Terjadi Hujan Abu Vulkanik di Klaten dan Boyolali
AsarNews, Sleman - Gunung Merapi yang terletak di Jawa Tengah, kembali mengeluarkan erupsi dengan memuntahkan awan panas guguran pada Minggu (21/1) sekitar pukul 14.30 WIB.
Gunung setinggi 2.968 mdpl itu juga meluncurkan dua kali awan panas guguran ke arah Kali Bebeng dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter.
Akibat erupsi yang dikeluarkan Gunung Merapi, Kota Boyolali dikabarkan diguyur hujan abu vulkanik (22/1/2024).
Berdasarkan informasi, terdapat tujuh kecamatan di Kabupaten Boyolali yang terkena dampak dari erupsi Gunung Merapi.

Dari video yang beredar di media sosial X menyebutkan, hujan abu vulkanik disertai dengan hujan air yang terjadi disekitar Pasar Sayur Cepogo, Boyolali.
Dalam video tersebut, terpampang kendaraan bermotor dan mobil diselimuti oleh abu vulkanik yang bercampur dengan air hujan.
Kondisi jalan raya juga terlihat berubah warna menjadi cokelat. Pada video lain juga memperlihatkan abu vulkanik yang menempel pada sebuah tanaman milik warga.
"Dari sangup tamansari boyolali Hujan abu merapi sudah turun," caption dalam video yang diunggah oleh @merapi_uncover, dikutip dari Radar Semarang.
BPPTKG melaporkan kondisi angin di sekitar puncak Gunung Merapi dominan ke arah Timur. Dilaporkan wilayah lereng timur terdampak hujan abu vulkanik.
"Gunakan masker dan kacamata. Hindari aktivitas di luar ruangan hingga hujan abu reda. Hati-hati berkendara kondisi jalan licin akibat abu vulkanik," tulis BPPTKG.
Ketika Adzan Maghrib Tiba, Tidak Semua Keluarga Punya Meja untuk Berbuka — ASAR Humanity Hadir Membawa Hangatnya Ramadhan
Diposting pada 04 March 2026
Pahala Memberi Makan Orang Berbuka: Kebaikan yang Dilipatgandakan di Bulan Ramadhan
Diposting pada 04 March 2026
Bagian dari Totalitas Ramadhan, ASAR Humanity Hadirkan Gerai Bahagia Ramadhan untuk 100 Anak di Pengungsian Gaza
Diposting pada 03 March 2026
Zakat Fitrah: Pengertian, Besaran per Jiwa, dan Bagaimana Cara Membayarnya?
Diposting pada 03 March 2026