6 Desa di Kab. Sijunjung Dilanda Banjir Bandang, 2,819 jiwa Terdampak
ASARNews, Sijunjung - Bencana banjir melanda 6 desa di Kab.Sijunjung, Sumatra Barat. Akibat curah hujan yang tinggi di wilayah Kab.Sijunjung pada Senin (11/10). Puluhan rumah rusak akibat bencana ini dan 2.819 jiwa terdampak.
Pejabat Sementara (PJs) Bupati Kab.Sijunjung Maifrizon, telah menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari. Menurut Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat Banjir bandang yang terjadi merusak 112 unit rumah dan merendam 651 unit lainnya.
"Kejadian pada Senin malam lalu itu tidak mengakibatkan adanya korban jiwa," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, melalui keterangan tertulis.
ASAR Humanity melalui cabang di Sumatra Barat mengabarkan bahwa air bersih menjadi kebutuhan yang mendesak saat ini pasalnya sumber air di lokasi terdampak bencana masih tak layak untuk digunakan “Sumber air penduduk yaitu sumur galian, saat ini belum bisa digunakan karena masih berlumpur. Air bersih digunakan untuk memasak, mandi dan kebutuhan lainnya. Sembako juga kebutuhan penting saat ini, karena warga belum bisa beraktivitas normal. Sawah dan ladang mereka rusak oleh banjir bandang” Kata Minarti salah satu tim ASAR Humanity cabang Sumatra Barat, saat dihubungi.
Saat ini ASAR Humanity tengah merespon 2 kejadian bencana yakni banjir bandang di Sumatra Barat dan Erupsi Gunung Lewotobi di Flores Timur. Berbagai bantuan masih terus diupayakan untuk membantu masyarakat terdampak di masing-masing lokasi.
Raih Lipatan Berkah dengan Sedekah di Bulan Haram
Diposting pada 21 April 2026
Bersyukur Berqurban: Makna, Dalil, dan Hikmah Qurban dalam Islam
Diposting pada 21 April 2026
ASAR Humanity Dorong Kemandirian Pesantren melalui Program Agroekonomi di Bogor
Diposting pada 21 April 2026
Qurban untuk Afrika: Membawa Harapan di Tengah Krisis Pangan
Diposting pada 17 April 2026