Asar Humanity
05 Mar 2024 17:21
Fenomena Rare "Matahari Kembar' Bikin Takjub dengan Keindahannya
AsarNews, Jakarta - Fenomena alam seringkali menghadirkan keajaiban yang memukau dan memicu rasa ingin tahu manusia. Salah satu fenomena langit yang menarik perhatian adalah sun dog, sebuah kejadian yang memperlihatkan 'matahari kembar'.
Keindahan Fenomena Sun Dog atau Matahari Kembar
Keindahan sun dog bisa dilihat dari warna yang dihasilkan dari fenomena sun dog ini masih sangat bervariasi, namun biasanya sun dog memiliki warna merah di sisi yang dekat dengan matahari, dan secara bertahap berubah menjadi oranye hingga biru saat menjauh. Namun, warna-warna ini saling tumpang tindih sehingga sun dog tidak pernah memiliki warna yang murni. Warna-warna sun dog pada akhirnya bergabung pada lingkaran parhelic dan menjadi warna putih.
Kemudian, fenomena ini dapat diamati di berbagai lokasi di seluruh dunia, tidak terbatas pada musim tertentu. Jadi, tidak mesti di daerah dingin saja fenomena sun dog bisa terjadi, karena di Indonesia pernah terjadi fenomena matahari kembar ini.
Dilansir dari CNN Indonesia, beberapa waktu lalu masyarakat dihebohkan oleh fenomena empat matahari yang tiba-tiba muncul di langit Kepulauan Riau (Kepri) pada 2018 lalu. Fenomena langit ini mengundang rasa penasaran, di mana matahari, yang seharusnya tunggal sebagai pusat tata surya, terlihat seolah-olah berjumlah empat.
Kejadian terbaru pada pekan terakhir Februari 2024 lalu, fenomena sun dog tampak terjadi di Sumatera Barat (Sumbar), demikian dilansir dari detikSumut.
Mengenal Fenomena Sun Dog
Apa itu sun dog? Sun dog atau matahari kembar adalah istilah yang biasa digunakan untuk menggambarkan efek optik yang terjadi ketika matahari terbenam atau terbit, dan cahayanya difraksi oleh kristal-kristal es di atmosfer.
Fenomena ini menciptakan ilusi optik berupa dua titik cahaya terang yang terletak di sebelah kiri dan kanan matahari. Titik cahaya ini membuat seolah ada dua matahari tambahan yang mendampingi matahari utama, membentuk formasi seperti segitiga yang indah di langit.
Menurut situs laman National Weather Service, badan layanan cuaca AS, menyebutkan bahwa sun dog, juga dikenal sebagai parhelion, adalah fenomena di mana kita dapat melihat kumpulan cahaya tambahan di kedua sisi matahari. Terkadang, kumpulan cahaya ini terlihat seperti bola, memberikan kesan adanya matahari tambahan atau bahkan dua matahari.
Menurut para ahli astronomi dan optik, sun dog adalah fenomena optik yang terjadi ketika cahaya matahari dipantulkan atau dibiaskan oleh kristal-kristal es di atmosfer, yang menciptakan ilusi dua titik cahaya terang di sebelah kiri dan kanan matahari.
Pascabanjir, Warga Aceh Utara Masih Kesulitan Air Bersih, ASAR Humanity Salurkan Bantuan untuk 340 Penerima Manfaat
Diposting pada 14 July 2026
Hari Anak Nasional 2026: Momentum Menjaga Hak dan Masa Depan Anak Indonesia
Diposting pada 13 July 2026
ASAR Humanity Bersama Forum Wartawan Jaya Indonesia dan Komunitas Jurnalis Depok Tanam 100 Pohon di Kawasan Situ Jatijajar
Diposting pada 30 June 2026
Puasa 9 dan 10 Muharram 2026: Jadwal, Keutamaan, dan Amalan di Bulan Haram
Diposting pada 18 June 2026